Bertemu Sang Imam..

Sebuah harapan dan suatu kemuliaan bagiku dapat bertemu dalam waktu yang cukup lama dengan salah satu Imam Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah di bulan April ini, cukup sulit rasanya bisa bersalaman dan berta`anuq (cipika cipiki) dalam rentan waktu yang tidak tergesa-gesa tanpa dihalang-halangi oleh para polisi yang mengawal beliau.. Ya.. beliau lah DR. Faishal Al-Ghozawi, seorang Doktor dalam bidang Qiro`at Al-Qur`an dari Universitas Ummul Quro Makkah Al-Mukarramah. Judul disetasi beliau ” Metode Ibnu `Athiyyah dalam mempresentasikan bacaan Al-Qur`an dan pengaruhnya dalam tafsir beliau”.

Kita bisa menyimak bacaan beliau di http://www.haramainrecordings.com, begitu indah, nikmat dan khidmatnya sholat di depan Ka`bah, kiblat kaum muslimin di seluruh dunia.

Dalam kesempatan lebih dari satu jam itu, beliau memberikan nasehat kepada kita untuk selalu mempelajari Al-Qur`an, karena Al-Qur`an adalah Firman Alloh, dan petunjuk bagi ummat manusia. Lebih-lebih bagi seorang muslim hendaknya terus berusaha menghafalkannya dan membacanya. Hendaknya waktu yang kita miliki senantiasa kita gunakan untuk berhubungan dengan Al-Qur`an, sebagai bacaan kita dan sebaik-baik teman. Semakin dekatnya kita dengan Wahyu Alloh, maka akan semakin jelas dan terang jalan yang lurus, yang akan mengantarkan kita ke Surga bertemu dengan pemilik Al-Qur`an, Alloh subhanahu wa ta`ala.

Beliau menyebutkan, bagaimana keadaan orang-orang Agung yang hatinya tertaut dengan wahyu Alloh ta`ala:

1. Mereka akan sentiasa berdzikir dan menyebut nama Alloh ta`ala, karena sebaik-baik dzikir adalah membaca Al-Qur`an.

2. Mereka akan terus dan senantiasa konsisten dengan kebenaran yang tidak ada sedikitpun keraguan dan kebatilan di dalamnya. konsisten dan istiqamah dengan manhaj dan pedoman yang diajarkan Alloh ta`ala dan Rasul-Nya Muhammad shalallahu`alaihi wa sallam.

3. Mereka akan menjaga ketaqwaan mereka kepada Alloh, dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

4. Mereka akan terus bersyukur dengan kenikmatan, karena kenikmatan itu datangnya dari Alloh ta`ala, dan sadar betul bisa jadi kenikmatan itu menjadi fitnah ketika tidak disyukuri.

5. Mereka orang-orang yang senantiasa mengambil pelajaran dari setiap musibah, karena musibah itu juga datangnya dari Alloh ta`ala, namun penyebabnya adalah perbuatan hamba yang telah ingkar dan mengabaikan seruan-Nya dan seruan Nabi-Nya Muhammad shalallahu`alaihi wa sallam.

6. Mereka adalah orang-orang yang dapat menahan diri untuk tidak berbuat dzolim dan menganiaya orang lain, lebih-lebih kepada saudaranya sesama muslim.

Itulah sekelumit kisahku bersama DR. Faishal Al-Ghazawi dan berikut nasehat beliau untuk kita semua.. dipenghujung perjumpaanku dengan beliau aku secara pribadi meminta agar beliau mendo`akanku dengan kebaikan… (Makkah, 14 April 2011)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s