Apa sih Isbal itu?

Pengertian Isbal

Secara bahasa isbal adalah memanjangkan atau menjulurkan pakaian hingga menyapu tanah.

Adapun secara istilah, isbal merupakan perbuatan menjulurkan ujung pakaian; disebut juga dengan perbuatan menjulurkan dan memanjangkan pakaian hingga melampaui batas yang ditentukan oleh syariat, dengan tidak adanya unsur sombong.

Hadis-hadis tentang Isbal:

1. Rasulullah shalallahu`alaihi wa sallam bersabda:

إن الله ـ عز وجل ـ لا ينظر إلى مسبل الإزار

artinya: “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada orang yang menjulurkan kainnya”

(HR. Imam An-nasa`i 5332, dishahihkan oleh Al-Albani).

2. Rasulullah shalallahu`alahi wa sallam bersabda:

ما أسفل من الكعبين من الإزار ففي النار

artinya: “Kain yang menjulur di bawah mata kaki, maka itu di neraka

(HR. Al-Bukhari 5758).

3. Dari Asy-Syarid berkata: Rasulullah shalallahu`alaihi wa sallam melihat ada seseorang yang menjulurkan kainnya, kemudian beliau bergegas mendekatinya dengan berlari kecil, lalu beliau bersabda:

ارفع إزارك واتق الله

“Angkat kainmu dan bertaqwalah kepada Allah”

kemudian orang tadi berkata: saya orangnya kurus, kedua lututku bergetar; kemudian beliau bersabda lagi:

ارفع إزارك كل خلق الله حسن

“Angkat kainmu, semua ciptaan Allah itu baik”

dan setelah itu orang tersebut tidak terlihat kecuali dia telah mengangkat kainnya hingga setengah betisnya. (Lihat al-Silsilah ash-shahihah 1441).

4. Rasulullah shalallahu`alaihi wa sallam bersabda:

ثلاثة لا يكلمهم الله يوم القيامة ولا ينظر إليهم ولا يزكيهم ولهم عذاب أليم: المسبل إزاره والمنان والمُنَفِّقُ سلعته بالحلف الكذب

“Tiga golongan yang tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, tidak dilihat, tidak disucikan dan bagi mereka adzab yang pedih, mereka adalah: orang yang memanjangkan kainnya, orang yang memberi dengan sombong, dan orang munafik yang senjatanya dengan sumpah dusta” (HR. Muslim 289).

5. Rasulullah shalallahu`alaihi wa sallam bersabda:

من جر ثوبه خيلاء لم ينظر الله إليه يوم القيامة

“Barangsiapa yang memanjangkan kainnya karena sombong, Alloh tidak akan melihatnya pada hari kiamat”

Kemudian Abu Bakar berkata: يا رسول الله إن أحد شقي إزاري يسترخي إلا أن أتعاهد ذلك منه

“Wahai Rasulullah, Sesungguhnya salah satu ujung sarungku menjulur, namun aku tetap konsisten akan hal itu (agar tidak menjulur ke bawah); kemudian Rasulullah menjawab:

لست ممن يصنعه خيلاء

“kamu tidak termasuk orang yang berbuat sombong” . (HR. Al-Bukhari 5784).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s